Friday, 5 October 2012

JMSH.MYWAPBLOG.COM

Setiap yang hidup pasti mengalami perubahan. Begitulah yang diucapkan oleh orang-orang bijak dulu ataupun sekarang. Begitupun dengan saya. :) <br> Perubahan yang saya lakukan hanya lah sebatas kegiatan saya sebagai blogger. Sementara waktu ini, saya mempostingkan seluruh tulisan saya di http://jmsh.mywapblog.com <br>Karna Saya sekarang jarang menggunakan PC pada saat Bloggingan. Jadi blog itu lah yang saya rasa mudah saya gunakan via ponsel untuk tetap bereksistensi-ria didunia blog.
Jadi jangan lupa mampir. Kalau belum punya, silahkan buat dulu. Gampang tidak pakai ribet koq daftarnya. Yang terpenting itu, blog tsb FREE alias Gratis. ;)

--------------------------
Syarif 'JMSH' Hermawan | http://arif-jm.wap.sh

Tuesday, 11 September 2012

KEPALSUAN

Entah..
Kemana hati ini harus dibawa
Setelah hati setia berjuang dan hanya dihancurkan
Kupertanyakan hatinya namun tiada lagi hak kupunya
Lalu hanya termentung hampa yang kuderita

Kenapa sayang...
Telah benar cinta ini menjagamu erat
Namun engkau sakiti tak berperasaan
Kujauhi segala yang bisa membuatmu kesakitan
Namun engkau dorong aku kejurang kelukaan

Manusia punya hati kah engkau yang kucinta
Seakan tiada bahagiam untukmu yang selalu kupejuangkan bahagianya
Bidadari bertangan iblis kah engkau memeluk hatiku dan jiwa
Hingga tiada rasa kasih sepertimana yang engkau umbarkan
Ini kepalusuan...
Atau kah ini kebodohan
Aku terluka karnamu bersikap
Dua musim engkau rangkai cerita dengan kepalsuan
Engkau bodohiku yang slalu apa adanya..
Aku tak mengerti denganmu cinta...
Aku membeku dalam luka
Karnamu yang memalsukan sang cinta




--------------------------
Syarif 'JMSH' Hermawan | http://arif-jm.wap.sh

Sunday, 19 August 2012

eid.. a time for joy,
a time for togetherness
a time to remember my blessinges,,
may Allah bless you faith makes all things possible,
hope makes all things beautiful,
may you have all of the three,,

"Selamat hari Raya idul fitri"
...1 Syawal 1433 H...

☆*(JMSH n JMers On The Worlds.)*☆

--------------------------
Syarif "JMSH" Hermawan. | http://arif-jm.wap.sh

Saturday, 18 August 2012

Menentang dingin. Begitu lah nakal tentangnya. Telah berusaha ia menjadi yang mereka inginkan. Tak perdulikan apa yang diinginkan hatina sendiri disana.
Telah kuat kah engkau wahai malaikat senyum. Tiada kah sedikit pun bahagiamu itu sedikit saja engkau nyatakan.
Telah berapa kaum hawa bahagiakanmu lalu tak lama kemudian kau dihancurkannya. Kenapa engkau hanya diam dibalik senyum yang muna itu. Terkutuk lah engkau dengan segala ilmu dan doa kebaikan jagat raya.
Siapa yang akan mengerti tentangmu. Tentang pengorbananmu. Tentang segala pengutamaan yang selama ini kau utamakan. Semoga ceritamu tertambat dihati yang tepat. Bukan sang hawa behati muna. Bukan pula hawa penjelmaan bidadari berdarah iblis. Smoga hawa itu penjelmaan peri berdarah-daging bidadari.

--------------------------
Syarif "JMSH" Hermawan. | http://arif-jm.wap.sh

Saturday, 4 August 2012

Korban Kemunafikan Jaman.

Sementara berjuang juangkan kejujuran diatas jaman yang penuh gila dan muna. Sekelumit perhatian menghakimi tak pakai mata bijak. Mencampakan yang baik sungguh bermakna hanya demi hal yang masih jadi idaman sang igauan diri.
Bilapun hina. Sakiti lah dengan indahmu wahai pemilik keindahanku. Manusia renta hati ini ikhlaskan bila disakitimu.
Bilapun mati. Kebumikan jasadku wahai engkau jaman yang penuh kemunafikan ini. Diantara bantaran-bantaran kotoran lumpur dan binatang-binatang malam. Agar mereka penggali maknaku tercerahkan tentangku dan masaku. Dimana dimasaku kejujuranku tak lebih olok-olokan jaman dan sebagai angin lalu. Namun dimasa nanti. Mereka akan belajar dariku. Tak seberapa pentingnya kita terkubur dimana. Karna yang terpenting adalah makna apa yang kita bawa kedalam lahat kita nanti.
Mereka kan diam. Mereka tersenyum. Dan mereka pun kan berkata pada dirinya, orang ini adalah korban sang jaman yang penuh kemunafikan penghuninya dimasanya.
Dan mereka menutup bacaan ceritaku

--------------------------
Syarif "JMSH" Hermawan.

JMSH On Facebook.