Menentang dingin. Begitu lah nakal tentangnya. Telah berusaha ia menjadi yang mereka inginkan. Tak perdulikan apa yang diinginkan hatina sendiri disana.
Telah kuat kah engkau wahai malaikat senyum. Tiada kah sedikit pun bahagiamu itu sedikit saja engkau nyatakan.
Telah berapa kaum hawa bahagiakanmu lalu tak lama kemudian kau dihancurkannya. Kenapa engkau hanya diam dibalik senyum yang muna itu. Terkutuk lah engkau dengan segala ilmu dan doa kebaikan jagat raya.
Siapa yang akan mengerti tentangmu. Tentang pengorbananmu. Tentang segala pengutamaan yang selama ini kau utamakan. Semoga ceritamu tertambat dihati yang tepat. Bukan sang hawa behati muna. Bukan pula hawa penjelmaan bidadari berdarah iblis. Smoga hawa itu penjelmaan peri berdarah-daging bidadari.
--------------------------
Syarif "JMSH" Hermawan. | http://arif-jm.wap.sh
Saturday, 4 August 2012
Korban Kemunafikan Jaman.
Sementara berjuang juangkan kejujuran diatas jaman yang penuh gila dan muna. Sekelumit perhatian menghakimi tak pakai mata bijak. Mencampakan yang baik sungguh bermakna hanya demi hal yang masih jadi idaman sang igauan diri.
Bilapun hina. Sakiti lah dengan indahmu wahai pemilik keindahanku. Manusia renta hati ini ikhlaskan bila disakitimu.
Bilapun mati. Kebumikan jasadku wahai engkau jaman yang penuh kemunafikan ini. Diantara bantaran-bantaran kotoran lumpur dan binatang-binatang malam. Agar mereka penggali maknaku tercerahkan tentangku dan masaku. Dimana dimasaku kejujuranku tak lebih olok-olokan jaman dan sebagai angin lalu. Namun dimasa nanti. Mereka akan belajar dariku. Tak seberapa pentingnya kita terkubur dimana. Karna yang terpenting adalah makna apa yang kita bawa kedalam lahat kita nanti.
Mereka kan diam. Mereka tersenyum. Dan mereka pun kan berkata pada dirinya, orang ini adalah korban sang jaman yang penuh kemunafikan penghuninya dimasanya.
Dan mereka menutup bacaan ceritaku
--------------------------
Syarif "JMSH" Hermawan.
Bilapun hina. Sakiti lah dengan indahmu wahai pemilik keindahanku. Manusia renta hati ini ikhlaskan bila disakitimu.
Bilapun mati. Kebumikan jasadku wahai engkau jaman yang penuh kemunafikan ini. Diantara bantaran-bantaran kotoran lumpur dan binatang-binatang malam. Agar mereka penggali maknaku tercerahkan tentangku dan masaku. Dimana dimasaku kejujuranku tak lebih olok-olokan jaman dan sebagai angin lalu. Namun dimasa nanti. Mereka akan belajar dariku. Tak seberapa pentingnya kita terkubur dimana. Karna yang terpenting adalah makna apa yang kita bawa kedalam lahat kita nanti.
Mereka kan diam. Mereka tersenyum. Dan mereka pun kan berkata pada dirinya, orang ini adalah korban sang jaman yang penuh kemunafikan penghuninya dimasanya.
Dan mereka menutup bacaan ceritaku
--------------------------
Syarif "JMSH" Hermawan.
Tuesday, 24 July 2012
Dapatkan uang cukup dengan jari
Ingin dap
Selamat Datang di PundiBux
Di PundiBux, anda akan dibayar untuk hasil klik anda pada iklan dan kunjungan ke website.
Caranya mudah! Anda cukup mengeklik sebuah link dan melihat website yang terbuka selama 20 detik untuk mendapatkan penghasilan. Anda dapat lebih menambah jumlah penghasilan anda dengan mengenalkan situs ini kepada teman-teman anda (referal). Anda akan mendapatkan bayaran sejumlah Rp. 25 untuk setiap website yang anda lihat, Rp. 12 untuk setiap website yang referal anda lihat. Permintaan pembayaran dapat dilakukan setiap akhir bulan dan akan diproses melalui BCA, Mandiri dan PayPal . Jumlah minimal pembayaran adalah Rp. 20000 .
Caranya mudah! Anda cukup mengeklik sebuah link dan melihat website yang terbuka selama 20 detik untuk mendapatkan penghasilan. Anda dapat lebih menambah jumlah penghasilan anda dengan mengenalkan situs ini kepada teman-teman anda (referal). Anda akan mendapatkan bayaran sejumlah Rp. 25 untuk setiap website yang anda lihat, Rp. 12 untuk setiap website yang referal anda lihat. Permintaan pembayaran dapat dilakukan setiap akhir bulan dan akan diproses melalui BCA, Mandiri dan PayPal . Jumlah minimal pembayaran adalah Rp. 20000 .
Contoh Pendapatan
» Anda mengklik 20 iklan per hari = Rp. 500
» 20 referral anda melakukan klik sebanyak 20 iklan per hari = Rp. 4800
» Pendapatan harian anda adalah = Rp. 5300
» Pendapatan mingguan anda menjadi = Rp. 37100
» Pendapatan bulanan anda menjadi = Rp. 148400
» Setiap tahunnya anda bisa mendapatkan sampai dengan = Rp. 1780800
» Anda mengklik 20 iklan per hari = Rp. 500
» 20 referral anda melakukan klik sebanyak 20 iklan per hari = Rp. 4800
» Pendapatan harian anda adalah = Rp. 5300
» Pendapatan mingguan anda menjadi = Rp. 37100
» Pendapatan bulanan anda menjadi = Rp. 148400
» Setiap tahunnya anda bisa mendapatkan sampai dengan = Rp. 1780800
Contoh diatas hanya diambil berdasarkan asumsi kepemilikan 20 referal
dan 20 klik iklan per hari. Pada hari hari tertentu, anda mungkin saja
mendapatkan jumlah klik yang lebih banyak, atau malah kurang. Apa yang
akan terjadi jika anda memiliki referal yang lebih banyak dari jumlah
yang dicontohkan? apa yang bisa terjadi juga jika iklannya lebih banyak?
Daftar Sekarang
DAFTAR DAN MULAI DAPATKAN UANG
Kalau belum punya Bank Internet untuk menampung uang anda , Silahkan buat dahulu. dibawah ini linknya silahkan pilih.
1. Payza / Alretpay
KL
Monday, 9 July 2012
Rindu Ini Pada Siapa.
Kerinduanku bersandar padamu. Aku ingin tenang dalam haribaan kasih sayang indahmu. Aku dambakan dekat kembali denganmu sedekat dulu aku memujamu.
Tiada pikirku tenang tanpa engkau kusebut dalam hatiku. Begitu dulu aku didekatmu. Aku merindukanmu tuhanku. Aku merindukanmu ya Allah.
Aku ingin lepaskan semua mimpi ini tuk kembali tenah dalam ruang tenang yang engkau sediakan disana.
Aku merindukanmu...
Tiada pikirku tenang tanpa engkau kusebut dalam hatiku. Begitu dulu aku didekatmu. Aku merindukanmu tuhanku. Aku merindukanmu ya Allah.
Aku ingin lepaskan semua mimpi ini tuk kembali tenah dalam ruang tenang yang engkau sediakan disana.
Aku merindukanmu...
Saturday, 7 July 2012
Malaikat Tersesat Pulang
Berjalan ia entah tiada tempat kemana pikir menepi. Hanya tuju satu niat bahagiakan setiap yang menetapi kediaman ceritanya.
Sejauh ia berjalan tersenyum. Sebanyak ini kenyataan memaksanya menangis pilu. Lalu jauh entah kemana mimpi ingin bahagianya itu landas dimana.
Terlempar sudah ia kedunia pamrih yang jauh tak pernah ia lakukan. Ingin pulang namun ia terus jalani ceritanya demi kesucian hatinya. Ingin bertahan disana namun tiada daya tuk terus pura terima kenyataannya itu dengan sebegitu tenangnya.
Kini malaikat senyum itu tersesat. Tertawan jaman dan waktu yang semestinya ada bukan untuknya. Tak mampu kembali pulang.
Sayap-sayapnya hancur remuk dimakan rayap derita. Dan senyum sebagai icon hidupnya sebegitu cepatnya dipudarkan kelukaannya.
Ia ingin pulang, sahabat. Adakah yang tahu dimana ia berdiri kini. Adakah yang tahu kenapa ia terkarmai derita yang seharusnya bukan untuk ia. Adakah yang bisa menuntunnya kembali kebahagianya. Adakah yang bisa lakukan itu selain Ia yg telah menciptakan cerita dan hidupnya. Biarkan lah….
original artikel on JMSH™
Sejauh ia berjalan tersenyum. Sebanyak ini kenyataan memaksanya menangis pilu. Lalu jauh entah kemana mimpi ingin bahagianya itu landas dimana.
Terlempar sudah ia kedunia pamrih yang jauh tak pernah ia lakukan. Ingin pulang namun ia terus jalani ceritanya demi kesucian hatinya. Ingin bertahan disana namun tiada daya tuk terus pura terima kenyataannya itu dengan sebegitu tenangnya.
Kini malaikat senyum itu tersesat. Tertawan jaman dan waktu yang semestinya ada bukan untuknya. Tak mampu kembali pulang.
Sayap-sayapnya hancur remuk dimakan rayap derita. Dan senyum sebagai icon hidupnya sebegitu cepatnya dipudarkan kelukaannya.
Ia ingin pulang, sahabat. Adakah yang tahu dimana ia berdiri kini. Adakah yang tahu kenapa ia terkarmai derita yang seharusnya bukan untuk ia. Adakah yang bisa menuntunnya kembali kebahagianya. Adakah yang bisa lakukan itu selain Ia yg telah menciptakan cerita dan hidupnya. Biarkan lah….
original artikel on JMSH™
Subscribe to:
Posts (Atom)